Minggu, 31 Juli 2011

MOTIVASI

Cinta yang ada di hati manusia berasal dari cinta Tuhan
Sehingga, tidak ada orang yang hatinya penuh cinta
yang tidak juga disertai dengan pemeliharaan dari Tuhan

Pribadi yang mencintai dengan seluruh keindahan hati,
dan dicintai dengan penuh kesetiaan oleh keluarga dan sahabat,
tidak akan menderita hidupnya, dan sangat berhak
untuk menjadi pribadi yang berkuasa dan kaya raya

Jika Anda hanya memikirkan apa yang akan Anda lakukan,
berarti Anda sedang tidak melakukannya.
Jika Anda mengharapkan terjadinya kebaikan tapi dalam perasaan kecewa dan marah,
berarti kebaikan itu harus menunggu hati Anda mereda dan membaik
Maka, perasaan terbaik untuk mengharapkan kebaikan
adalah perasaan bersyukur.
Dan, tempat terbaik untuk berdoa adalah pekerjaan

Jika engkau tak belajar
menghormati dirimu,
sesuatu dalam dirimu akan melayu
dan lumpuh sedikit demi sedikit setiap hari.

Janganlah kau abaikan kebutuhan hatimu
bagi sedikit penguatan dari dirimu sendiri.

Berlakulah penuh kasih kepada dirimu sendiri.

Jika engkau tak jelas mengenai masa depanmu,
setidaknya hormatilah dirimu
yang harus tetap menggagahkan diri
di atas semua keraguan dan kemalasanmu.
Anda tak mungkin bisa
memisahkan keberhasilan Anda
dari yang Anda kerjakan.

Walau pun Anda berkecil hati
tentang pekerjaan Anda,
semua yang akan Anda capai
di masa depan, dimulai dari
mengerjakannya dengan sebaik-baiknya.

Dengannya,
Anda akan menjadikannya
pekerjaan yang baik,
atau Anda akan dipindahkan
ke pekerjaan yang lebih baik.

Semuanya dimulai dari
yang bisa Anda kerjakan sekarang.
Untuk yang rindu berjiwa besar:
Tuhanku Yang Maha Melapangkan,

Aku mohon Engkau membebaskanku
dari rasa iri hati terhadap kelebihan orang lain,
yang menghalangi keikhlasanku
untuk mempelajari sikap dan cara-cara
yang telah menjadikan mereka
pribadi yang damai dan mampu.

Tuhanku, besarkanlah jiwaku
agar aku damai mensyukuri yang ada,
bebas memimpikan yang besar,
dan bersegera melakukan yang harus kulakukan.

Aamiin
Engkau boleh mengagumi
kualitas pribadi dan pekerjaan orang lain,
dan justru sesungguhnya
engkau harus bersyukur bahwa
hatimu ikhlas mengakui kualitas
yang sudah dicapainya.

Ketahuilah, bahwa

Kekaguman adalah awal
dari terbukanya pengetahuan.

Karena, kekaguman itu adalah tanda
terbukanya dan besarnya ketertarikanmu
untuk meniru kehebatannya.
Orang yang ahli membuat alasan
untuk menghindari tanggung-jawab
bagi kebaikan hidupnya sendiri,
sedang menggunakan kecerdasan terendahnya
untuk mengerdilkan kehidupannya sendiri.

Pernahkah Anda menemui
orang yang sibuk menjelaskan
bahwa kelemahan hidupnya
bukan karena salahnya, dan yang salah
adalah semua orang selain dirinya?

Marilah kita menjadi pribadi yang

Talk Less, Do More, And Love Always.
Orang yang gemar menjauhi pekerjaan,
yang datang selambat mungkin,
tapi pulang secepat mungkin,
tidak boleh mengeluhkan keberuntungannya.

Orang yang bekerja keras – saja,
belum tentu mudah dan melimpah rezekinya,
apalagi orang yang malas.

Memang kerja keras tidak menjamin kekayaan,
tapi tidak ada bentuk kesejahteraan apa pun
yang bisa diharapkan tanpa bekerja.

Belajarlah mencintai pekerjaan.
Untuk yang rindu menemukan
jalan naik kehidupannya:

Tuhanku Yang Mengadakan Dari Tiada,

Aku mohon Engkau
menenangkan pikiranku
dan membuka mata hatiku,
dan memampukanku

melihat hal-hal biasa dari
sudut pandang yang tidak biasa,

dan memampukanku untuk

menyampaikannya dengan
kejelasan logika dan daya tarik
yang tidak biasa baiknya,

agar hidupku Kau sejahterakan,
karena kegunaanku bagi sesama.

Aamiin
Engkau yang jiwanya baik,

Sesungguhnya,
janganlah engkau merisaukan kenikmatan,
tetapi bangunlah kemampuan hatimu
untuk menikmati apa pun yang sudah ada padamu.

Segala sesuatu yang terjadi,
adalah ujian bagi kesungguhanmu
untuk tetap setia kepada yang benar,
yang kemudian akan memelihara
jiwa baikmu itu dalam kedamaian.

Sebetulnya rasa frustrasimu
adalah kekesalan terhadap
ketidak-tegasan dirimu sendiri
untuk berlaku yang sesuai dengan harapanmu.

Apakah mungkin harapanmu
untuk menjadi orang yang damai,
mapan, dan terhormat itu
dapat kau capai dengan
memanjakan kemalasan
dan mendahulukan penundaan?

Pilih, engkau atau malasmu yang menang.
keberuntungan itu hanya patuh
kepada kesungguhanmu untuk menjadi
pribadi yang pantas bagi rezeki yang baik.

Dan engkau menjadi pantas
bagi rezeki yang baik,
jika engkau patuh kepada Tuhan,
memelihara perilakumu
sebagai pemandangan yang indah bagi-Nya,
dan jika engkau menyibukkan diri
untuk belajar dan bekerja
bagi keuntungan sesama.
Bersabar adalah tetap merasa marah
tapi tidak menggunakan rasa marah itu
untuk merendahkan diri,
dan merusak hubungan dengan orang lain.

Tetaplah setia kepada yang benar.
Tidak ada orang yang menginginkan
sesuatu yang baik bagi dirinya
yang tidak diuji kesungguhannya.

Janganlah engkau menjadi orang
yang hanya menginginkan,
lalu tidak berupaya.

Apakah engkau bisa memanggil air
untuk terbang memasuki mulutmu yang haus?

Bergeraklah. Perubahan nasib ada dalam gerakan.
Untuk yang hatinya sedang marah:

Tuhanku Yang Maha Kuat,

Aku marah atas perlakuan
tak berkasih sayang dan tak adil
yang kuterima ini,
tapi aku tahu aku tak boleh lupa
bahwa ini terjadi dengan
pengetahuan dan ijin dari-Mu.

Ini pasti Kau maksudkan
agar aku hanya berharap kepada-Mu
dan berlaku lebih tegas
mengenai yang baik bagiku.

Tuhan, kuatkanlah aku,
lebih kuat daripada keburukan
yang ditujukan kepadaku.
Aamiin
Top of Form
Banyak orang bersedia mati
mempertahankan pendapatnya.

Padahal yang lebih penting
adalah kesediaan untuk hidup
dengan sepenuhnya,
agar kehidupannya di dunia ini
menjadi rahmat bagi keluarga,
bagi sesama dan alam.

Dan yang menyedihkan,
tidak sedikit orang yang hari ini marah,
berlaku kasar menyerang ke sana
dan ke mari, hanya untuk kalah
dalam pertengkaran yang tidak berguna.

Marilah kita hidup damai.

Setiap jiwa pasti memiliki masalah
dan kekhawatirannya sendiri.

Dan engkau menjadi kuat
karena ikhlas untuk tampil lebih kuat
daripada aslimu.

Dan itu bukan perilaku palsu.

Itu adalah perilaku mu
yang mensyukuri yang telah ada,
dan berupaya memantaskan diri
bagi rahmat kekuatan yang lebih besar.
Seorang wanita
yang harus mengingatkan orang lain
untuk memperlakukannya sebagai wanita,
harus memeriksa kembali sikap dan cara-caranya,
yang mungkin tidak terasa dan tidak terlihat sebagai wanita.

Seperti,

Seorang pemimpin yang mengharuskan bawahannya
untuk mendengarkannya,
harus memeriksa nilai dari yang dibicarakannya
dan nilai dari keteladanannya.

Langit tidak perlu mengingatkan bahwa dia tinggi.

Cara sederhana untuk jadi orang sabar,
adalah bersabar.
Lha kalau mau marah
karena ada orang buat gara-gara?

Jangan marah.

Caranya?

Tetaplah jaga kebaikanmu.

Tapi khan susah Pak?

Lebih sulit menjadi orang
yang dihukum oleh kehidupan,
karena kekasarannya saat marah,
daripada berusaha menyabarkan diri
saat semuanya belum dirusaknya
dengan kemarahan.
bagaimana caranya saya bisa makan banyak
tapi tidak gemuk?

Ini caranya,

Makanlah sebanyak-banyaknya,
kunyah baik-baik, lalu jangan ditelan.

Khan sebetulnya yang Anda sukai
adalah rasa makanan itu, toh?

Bukankah setelah Anda telan,
Anda tidak lagi merasakannya?

Makanan itu tidak menggemukkan,
jika tidak Anda telan.

Ingat ya?

Wajar adalah perilaku terbaik.

apa rahasianya, kok bapak selalu
tampil prima dan penuh semangat?

Sebetulnya bukan rahasia,
hanya perasaan bersyukur bahwa
saya diijinkan melayani bagi
kebahagiaan sesama,
dan karena rasa tidak ingin
menjadi sebab bagi kesedihan orang lain.

Marilah kita mengajukan diri
agar digunakan oleh Tuhan
untuk bekerja bagi kedamaian dan
penghormatan sesama kepada diri
dan kehidupan mereka sendiri.

hidupku banyak kesulitan.
Bagaimana bisa semangat kalau begini?

Sesungguhnya,
semangatmu itu tidak kau perlukan
jika tidak ada kesulitan.

Dan sesungguhnya
jika semuanya mudah,
engkau akan menjadi bosan
dan tak tertantang untuk menjadi apa pun.

Janganlah mengeluhkan kesulitan.

Kesulitan adalah tanda bahwa
Tuhan percaya bahwa engkau bisa.

Maka, bangunlah kekuatan
yang menundukkan kesulitan.
mengapakah orang tidak berhati-hati
dengan perasaan saya?

Sesungguhnya, perasaanmu itu wajar,
karena sesungguhnya hampir setiap orang
merasakan yang kau rasakan.

Sadarilah ini,

Sesungguhnya setiap orang
menghadapi kehidupan yang tidak mudah,
dan dengannya setiap orang sesungguhnya
sedang khawatir.

Maka berlakulah penuh kelembutan
kepada sesamamu, yang sesungguhnya
membutuhkan kasih sayang.

Pak Mario, apakah orang bisa
menghalangi keberhasilan saya?

Tidak.

Tidak ada apa dan siapa pun
yang bisa menghalangi keberhasilan kita,
tanpa ijin Tuhan.

Demikian juga,
tidak ada yang bisa membantu kita,
jika perilaku kita memantaskan diri
untuk hidup yang penuh masalah.

Jika orang kelihatannya berhasil
menggagalkan Anda,
itu sebetulnya adalah cara Tuhan
untuk mendekatkan Anda kepada yang lebih baik
Bottom of Form
Engkau yang merindukan belahan jiwa,

Resapilah ini, bahwa

Tuhan menyandingkan jiwa-jiwa di dunia
dalam tingkat kebaikan yang setara,
dan dalam jenjang yang naik.

Bukan kekayaan harta yang meninggikan,
tapi ketaatan kepada yang ditetapkan-Nya.

Bukan kemiskinan yang merendahkan,
tapi hati yang menistai kebaikannya sendiri.

Maka bisikanlah,

Wahai Yang Maha Cinta,
sandingkanlah aku dengan jiwa pilihan-Mu.

Aamiin
Top of Form

saya sudah putus asa mengejar impian saya.
Terus bagaimana Pak?

Impian itu memang tidak akan pernah terkejar,
apalagi kau tangkap.

Impianmu itu berbakat untuk
memperbarui diri dan membesar,
saat engkau mendekatinya.

Impianmu harus selalu lebih besar
daripada kemampuanmu.

Ia menjadikanmu jiwa yang penuh harapan.

Bermimpilah setinggi-tingginya,
tapi segera kerjakanlah yang dekat denganmu.
Orang yang gemar membeli
yang TIDAK dibutuhkannya,
akan dipaksa menjual yang dibutuhkannya.

Orang yang lemah
dalam mengendalikan kebiasaan borosnya,
harus kuat mengendalikan rasa malu
saat harus menjual miliknya yang berharga,
atau saat minta-minta dipinjami uang.

Janganlah kita memainkan peran
sebagai penyepele rezeki
di antara jutaan jiwa yang berdoa dan
bekerja keras mengharapkan rezeki dari Tuhan.

saya hidup segan mati tak mau,
apa obatnya?

Hmm … ini pertanyaan yang unik.

Yang sebetulnya Anda inginkan yang mana?

Kalau untuk hidup dengan prasangka
yang baik terhadap Tuhan dan diri Anda sendiri,
mungkin saya bisa membantu.

Dan sesungguhnya,
seluruh upaya orang tua, guru,
dan para sahabat Anda di MTSC
selama ini
adalah agar Anda berbahagia
dengan hidup Anda.
Hidupnya dengan sepenuhnya.


mengapakah ikhlas itu sulit?
ikhlas untuk menjadi orang baik?

Jika ya,
maka itu karena engkau lebih suka
mengisi hatimu dengan yang
memuaskan marahmu,
dan bukan yang membaikkan
hubungan.

Atau, engkau lebih ikhlas
memikirkan pembalasan daripada memaafkan,
dan melakukan yang hanya enak sekarang
tapi yang menggelisahkanmu nanti.

Ikhlaslah, itu membaikkan hidupmu.

saya merasa tidak punya apa-apa,
dan paling bodoh.

Adikku,

Tuhan hanya sebaik prasangka kita terhadap-Nya.

Jika prasangka kita baik,
akan mudah bagi kita untuk hidup
dengan ikhlas dan dalam harapan yang baik.

Jika sebaliknya,
maka kita akan gelisah dan banyak protes.

Engkau juga hanya sebaik prasangkamu
terhadap dirimu sendiri.

Maka berprasangka baiklah terhadap dirimu sendiri.
Jadikanlah harapan orang lain
sebagai perintah bagi Anda.

Jika Anda bekerja keras dalam kejujuran
untuk memenuhi harapan orang lain,
yang bahkan belum disampaikannya kepada Anda,
Anda akan mendapatkan bahkan yang
tidak Anda harapkan.

Maka janganlah hitung-hitungan dan malas.

Lakukanlah kebaikan walau belum jelas bayarannya,
dan bersegeralah walau belum tentu cepat sampai.
Pak Mario, mengapa ya?,
kok berubah itu sangat sulit bagi saya.

Hmm … bukankah itu berarti
bahwa engkau lebih kuat mempertahankan
kebiasaan burukmu,
daripada mendahulukan yang baik bagimu?

Yang ini harus aku ingatkan kepadamu,
bahwa

Kegelisahan hatimu itu akan semakin menyiksamu,
jika yang kau mudahkan adalah yang tidak baik.

Karena hidupmu harus baik, dahulukanlah yang baik.

Sulitlah berlaku buruk.
Jika engkau khawatir
bahwa keberuntungan tak berlaku
ramah kepadamu, setialah kepada kegigihan.

Keberuntungan berlaku setia kepada yang rajin.

Karena,

Kegigihan adalah ibu dari keberuntunganmu.

Kerinduan hatimu bagi keindahan hidup,
yang kau sandingkan dengan kegigihanmu
dalam bekerja,
akan melahirkan kedamaian,
kesejahteraan, dan rasa bahagia
bahwa engkau telah hidup
dengan penuh tanggung-jawab.
Top of Form
Sesungguhnya,
yang kau anggap sebagai batasan itu,
hanyalah masalah pendapat.

Segera setelah engkau belajar
dan mengerti,
engkau menjadi lebih percaya diri
dan tidak lagi merasa terbatasi.

Setelah engkau lebih mampu,
engkau akan bersegera melakukan
yang selama ini kau tunda karena
engkau meragukan kemampuanmu.

Maka sesungguhnya,

Peningkatan kualitas dirimu
membatalkan banyak batasanmu.

Untuk yang kerap menunda:

Tuhanku Yang Maha Mendahulukan,

Maafkanlah aku yang suka mengeluhkan
lambannya hidupku,
padahal aku sendiri yang ahli menunda
yang kutahu harus kulakukan.

Tegaskanlah hatiku
agar aku tetap merasa damai
dalam menghadapi kesulitan.

Jernihkanlah pikiranku
dengan ide-ide yang meneroboskan hidupku.

Rahmatilah kesungguhanku
untuk sibuk dalam pekerjaan
yang membuncah dengan rezeki-Mu.

amiin
Top of Form

apakah agama dan bisnis bisa dicampur?

Tuhan itu ada dekat sekali
di setiap detik kehidupan kita,
memperhatikan setiap langkah kita
agar kita benar, dan agar kita sampai
dalam kesejahteraan dan kebahagiaan.

Dan karena Tuhan yang membangun
dan menyempurnakan agama bagi kita,
maka agama adalah landasan
bagi apa pun dalam kehidupan kita,
tidak terkecuali bisnis.

Agama adalah pembaik kehidupan.
Pak Mario gak kecil ati tuh,
MTGW cuma satu jam
ngelawan ribuan jam acara TV
yang nyontoin kejelekan?

Kalau dihitung begitu
memang kelihatannya upaya kebaikan
akan pasti kalah.

Kalau kita tidak melakukan kebaikan
hanya karena mungkin kalah,
maka kita sudah kalah.

Tapi ingatlah, sponsor kebaikan itu Tuhan.

Jadi, mudah-mudahan walau kebaikan
yang kita lakukan kecil,
Tuhan mendampakkannya dengan super besar!

Amin
Top of Form
aku letih berpura-pura
seperti orang lombak kuat.

Adikku yang hatinya lembut,

Memang engkau tak akan pernah berhasil
berpura-pura dalam jangka yang panjang.

Engkau harus menjadi pribadi
yang menguatkan diri.

Orang yang kuat, adalah orang lemah
yang bertahan sedikit lebih lama
daripada dia yang paling kuat.

Bertahanlah. Dan itu bukan pura-pura.

Bertahan adalah mempertahankan
kebaikan dirimu.
Untuk yang hatinya rindu disayangi:

Tuhanku Yang Maha Lembut,

Jika aku ini Kau sayangi,
mengapakah aku harus berupaya keras
untuk mereka kasihi?

Apakah aku tak cukup mengalah
untuk menyenangkan mereka?

Seberapa rendahkah aku harus turun,
agar mereka mulai merasa kasihan?

Tuhan, aku ini jiwa kecintaan-Mu.

Mampukanlah aku untuk tersenyum
dalam sedihku.

Lindungilah aku.

Lembutkanlah hati mereka kepadaku.

Aamiin
Top of Form
bagaimana caranya
membangun jiwa yang besar.

Engkau harus mengecilkan ke-aku-an dirimu,
dan membesarkan penghormatan orang lain
kepada diri mereka sendiri.

Dengannya, engkau disebut sebagai
pribadi yang berjiwa besar.

Dan ini yang mungkin penting bagi kerinduanmu
untuk kedamaian dan kesejahteraan diri
dan keluargamu terkasih,
bahwa

Tuhan membesarkan kehidupanmu,
sebesar kebesaran jiwamu.

nasehat Bapak masuk otak
dan nancep di hati saya,
tapi kenapa sulit untuk dijalani?

Adikku, menjalani yang baik itu sulit bagimu?

Apakah engkau sadar bahwa
yang kau katakan itu berarti bahwa yang TIDAK baik,
lebih mudah kau lakukan daripada yang baik?

Janganlah membiarkan dirimu
lebih mudah melakukan yang tidak baik bagimu.

Engkau adalah jiwa yang baik.

Seharusnya kebaikan mudah bagimu.

kebaikan apa yg akan Anda lakukan
jika Anda memimpin negeri ini?

Saya tidak harus menjadi pemimpin,
untuk melakukan sesuatu yang baik.

Orang yang melakukan kebaikan,
telah menjadi pemimpin tanpa menjabat.

Itu sebabnya saya tidak tertarik
untuk kedudukan yang hanya jabatan,
walau ramai diperebutkan.

Orang baik bisa lebih berpengaruh
daripada raja yang tidak amanah.

Marilah jadi orang baik.
hidupnya baik.
Rahasianya apa?

Alhamdulillah.
Semua pujian hanya untuk Tuhan.

Rahasianya yang singkat saja ya?

Saya sangat mencintai Tuhan.

Cinta saya kepada orang tua, istri, anak-anak,
keluarga dan sahabat, dan kepada sesama,
adalah berdasarkan cinta saya kepada Tuhan.

Itu sebabnya saya menjujurkan diri,
merajinkan diri, dan mensahabatkan diri
kepada Anda dan semua jiwa yang saya layani.

saya mempunyai sifat plin-plan.
Terus gimana ya Pak?

Begini, perhatikanlah nilai dari
setiap plin dan plan-mu.

Perhatikanlah apakah orang berterima-kasih,
memujimu, membayarmu, dan mensyukuri
persahabatan denganmu, saat engkau plin?

Apakah orang menguap, mengabaikanmu,
mengkritik dan mengeluhkanmu saat engkau plan?

Jika demikian, teruskanlah perilaku plin-mu,
dan hindarilah sikap plan-mu.
Pak Mario, apa benar,
pengorbanan untuk sukses itu berat?

Untuk menjadi rajin, tinggalkan malasmu.
Untuk segera menghasilkan, tinggalkan kesukaanmu menunda.
Untuk menjadi bernilai, tinggalkan pergaulan yang tak berguna.

Malas, suka menunda, dan bergaul yang tidak ada gunanya –
tidak pantas dipertahankan.

Menginggalkan keburukan, bukanlah pengorbanan.
Tapi pembebasan jiwa.
kalau Bapak tahu saya banyak dosa,
apa Bapak benci saya?

Tidak.

Sesungguhnya siapakah dari kita
yang tak pernah berdosa?

Bukankah masih banyak jiwa baik
yang sedang kesal
karena sulit membebaskan diri
dari perilaku dosa?

Bukan masa lalumu
yang menentukan kebahagiaan
masa depanmu.

Tapi kesungguhanmu
untuk tetap mengupayakan kebaikan
bagi dirimu.

bagaimana caranya supaya saya percaya diri?

Percayai dirimu.

Caranya?

Jangan ragukan dirimu.

Kalau saya tetap ragu?
Tetaplah mempercayai dirimu.

Abis, kamu juga gitu …

Adikku, aku sangat mengasihimu.
Ikhlaslah meniru yang baik,
agar kebaikan menjadi kesejatian dirimu.

saya sering disepelekan orang
karena saya tidak kelihatan kaya.

Itu penderitaan yang baik.

Lebih baik kaya, tapi dikira miskin.
Daripada miskin, dan diyakini miskin.

Tidak kelihatan kaya itu tidak apa-apa,
asal jangan kelihatan susah.

Lebih baik kelihatan tidak kaya,
tapi orang yakin bahwa Anda kaya,
karena sikap dan cara-cara Anda
memperkaya orang lain.

Kaya itu bukan hanya tentang uang.

Bagaimana caranya berhenti menunda?

Begini, engkau suka sekali menunda.
Dan kalau engkau ingin menunda,
tidak ada yang bisa menghalangimu, ya khan?
Nah, sekarang

Setiap kali engkau ingin menunda, TUNDALAH NANTI.

Jangan ditunda sekarang, khan engkau ahli menunda?

Tundalah nanti!

Engkau menjadi bersegera,
jika engkau menunda penundaanmu.

Sabtu, 30 Juli 2011

Perbedaan cerpen sastra dengan cerpen pop/remaja



Sebenarnya tidak ada batasan yang kaku antara keduanya mulai dari alur, plot dan konflik sampai ending. Tapi hal yang bisa membedakan jenis kelamin keduanya ada pada beberapa keunikan berikut ini:

Cerpen Sastra:
1) Menggunakan bahasa baku.
2) Gaya bertutur yang enak, lincah walau kadang-kadang penuh kejutan.
3) Kata-kata yang bertenaga, sederhana tapi menusuk dalam, cerpen sastra tidak selamanya berat-berat kecuali yang aliran surealisme/abstrak.
4) Tema yang diangkat biasanya masalah humanisme yang beragam dan sering memasukan kritik sosial. Bisa tentang lokalitas atau isu masyarakat urban.
5) Bisa diterima oleh semua kalangan.
6) Tokoh cerita tidak dibatasi, bisa anak-anak, remaja, wanita, laki-laki dewasa, nenek-nenek atau kakek-kakek pun bisa masuk cerita.

Cerpen Remaja:
1) Menggunakan bahasa yang encer bahkan cenderung forkem (bahasa gaul).
2) Gaya bercerita yang ringan dengan alur dan plot mudah ditebak.
3) Kurang memperhatikan kaidah bahasa baku sesuai EYD.
4) Segmentasi khusus pembaca remaja, sehingga tema yang diangkat selalu tentang dinamika dan permasalahan remaja.
5) Belum tentu cocok dibaca semua kalangan.
6) Tokoh utama adalah remaja.


Jumat, 29 Juli 2011

NASKAH DRAMA UNTUK ANAK SMP


SAHABAT UNTUK SALMA

Adegan 1
Ruang kelas masih sepi, Naira sudah masuk kelas. Dia sedang berbincang-bincang dengan Yusuf dan Rahmi.
Naira                : Akhir-akhir ini kulihat Salma sering datang terlambat
Rahmi               : Iya, ada apa ya? Biasanya dia terkenal paling disiplin. Kita belum datang saja dia sudah di kelas. Ini sejak dua hari yang lalu dia terlambat terus?
Naira                : Entahlah, Salma jadi aneh belakangan ini. Dia lebih suka menyendiri. Kita seharusnya sebagai sahabat yang baik mengetahui apa yang diderita Salma saat ini.
Yusuf               : (Mendekati Naira & Rahmi ) Iya, betul itu. Tidak beriman seseorang sebelum mencintai saudaranya seperti dia mencintai dirinya sendiri.
Rahmi               : Baiklah, nanti kita tanyakan saja ke Salma tentang masalah apa yang dia hadapi hingga sering terlambat sekolah
Yusuf               : Jangan, lebih baik kita cari tahu sendiri.
Naira                : Caranya ?
Yusuf               : Kebetulan kemaren sore aku lihat Salma baru keluar dari rumah Zaza. Itulah, teman kita yang sok kaya dan kecentilan itu?
Rahmi               : Hah, yang bener?
Naira                : Wah, kita harus bertindak cepat. Aku merasa ada hal yang aneh dengan mereka. Pantas saja Salma semakin akrab dengan Zaza.

Adegan 2
Salma membereskan kamar Zaza yang berserakan. Dia punguti sampah dan kertas bekas bungkus makanan di kamar Zaza kemudian Zaza masuk bersama Ayudya.
Zaza                 : Eh, ada pembantu baru di rumah ini!
Ayudya            : hahahaha, kerja ya Bu? Kasihan amat…
Salma               : (Diam , memunguti sampah di kamar Zaza)
Zaza                 : (mendekat) Hei, kau tuli? Disapa malah diam! Jarang-jarang kita sapa pembokat seperti kamu. (menarik kerudung Salma) Hai, kamu! Kalau ada orang yang ajak bicara ya tatap dong? Daim saja. Bisu apa?
Ayudya            : kita buka saja jilbabnya si Salma itu. Kita gunduli rambutnya. Bagaimana, Zaza?
Salma               : Ampun, jangan lakukan itu. Jangan..
Zaza                 : Ampun? Hahaha.. sepertinya ide kamu bagus juga Ayudya. Kamu pegagngi dia.
Ayudya            : ( mendekat dan memgangi tangan Salma)
Salma               : Tolong, jangan lakukan itu. Tolong.. Rambut itu mahkota wanita, Allah tidak menyukai wanita yang mempunyai rambut pendek. Aku tidak mau itu. Jadi tolong, jangan lakukan..
Zaza                 : Sudah, diam! Kamu mau dibayar berapa untuk rambut gundul nanti? Uang bagiku tak masalah.
Salma               : (meronta) Tidak! Aku tidak butuh uang.
Ayudya            : Huuuh, sudah miskin saja sombong
Salma               : Tolong, jangan lakukan itu padaku
Zaza                 : Kamu pegangi yang kuat. Aku ambil gunting dulu
Ayudya            : siip..
Salma               : ( berusaha melepaskan diri dari pegangan Ayudya namun tak mampu)
Zaza     : (mendatangi Salma, emnggunting rambut Salma )
Hahaha, rasakan kamu Salma.
Salma               : Tolong, jangan lakukan ini (Menangis)


Adegan 3
Yusuf, Naira dan Rahmi berdiri di depan rumah Zaza. Mereka mendengar suara Salma yang menjerit meminta pertolongan.
Salma               : ( keluar dari rumah dan lari)
Naira                : Salma, tunggu!! (mengejar Salma kemudian diikuti Yusuf dan Rahmi)
Rahmi               : Salma!!!


Adegan 4
Sebuah mobil menabarak Salma yang sedang lari di tepi jalan. Salma tergeletak tak berdaya. Naira, Yusuf, dan Rahmi mengejar Salma yang sudah tergeletak tak berdaya.
Naira                : Salmaaaaaaaaaaaaaaaa!!! ( mendekap Salma)
Rahmi               : Salma, bangun! Bangun Salma!
Salma               : (tergeletak tak berdaya namun masih bernafas) Maafkan aku sahabat, akuu..
Naira                : Sudahlah, jangan bicara lagi. Kita bawa ke rumah sakit terdekat.
Rahmi               : Yusuf, bantu kami membawa Salma ke Rumah sakit
Yusuf               : Ba. Ba. Ba. Baiiik..

Adegan 5
Salma berbaring di ranjang, tak berdaya. Naira dan Rahmi mendampingi Salma.
Naira                : Bagaimana keadaanmu, Salma?
Rahmi               : Iya, bagaimana kamu? Tidak apa-apa, kan?
Salma               : Alhamdulillah, hanya sedikit lecet.
Yusuf               : Memangnya kamu kenapa?
Salma               : Zaza dan Ayudya memotong rambutku. Mereka menggunduliku.
Naira                : Innalillah.. jahat sekali mereka!
Salma               : Sudahlah, aku tidak apa-apa. Aku sudah memaafkan mereka. Di bulan Ramadhan ini kita tak boleh marah, itu mengurangi pahal puasa kita. Tidak baik, bisa-bisqa pahala kita berkurang.
Rahmi               : Tapi perbuatan mereka melewati batas. Kami tidak terima!
Salma               : Sudah.. jangan diperpanjang.
Yusuf               : (mendekati Salma) maaf, memangnya kamu di rumah Zaza sedang apa?
Salma               : Aku kerja di rumah Zaza
Naira                : Hah, kerja? Untuk apa?
Salma               : Kebetulan uang jatah bulananku habis. Aku belum mendapat kiriman uang dari Ayah di kampong
Naira                : Mengapa kamu tidak jujur dengan kami?
Salma               : Maaf, aku tidak mau merepotkan teman-teman
Naira                : Setidaknya kami bisa meminjamimu uang.
Rahmi               : Iya, kami bisa bantu kamu Salma
Yusuf               : Sahabat itu lebih indah. Harusnya kamu jujur kepada kami. Di bulan Ramadhan ini akan dilipatgandakan pahala kebaikannya, dan akan dimaafkan segala kesalahan kita.
Salma               : Baiklah, aku minta maaf atas kesalahanku
Naira                : Sudahlah, yang penting kamu jangan seperti itu lagi.
Salma               : Iya, aku janji.
Rahmi               : Alhamdulillah…

8 Langkah Jadi Penulis



Saat mulai menulis, menulislah dengan bebas, abaikan ejaan dan tanda baca, biarkan imajinasi terbang bebas.
KOMPAS.com - Siapapun bisa menulis buku, termasuk Anda. Mulailah dari langkah-langkah kecil ini dan jadilah penulis.
1. Tentukan tujuan
Jenis. Tentukan sejak awal apakah ingin menulis sebuah novel, buku tips, atau kumpulan cerpen. Jika Anda telah memiliki banyak kumpulan cerita pendek, tak ada salahnya untuk menggabungkannya menjadi sebuah buku, carilah benang merah untuk setiap cerita. Bila ingin menulis novel, tentukan jalan cerita sejak awal. Untuk buku tips atau fakta, rajin-rajinlah mencari sumber yang bisa dipercaya sebagai bahan tulisan.
Segmen. Setelah menentukan tema, waktunya menentukan siapakah pembaca Anda. Ini penting untuk menentukan gaya penulisan. Bila segmennya dewasa, tidak lucu kan kalau gaya penulisan menggunakan bahasa remaja. Jadi, usahakan untuk memposisikan diri sebagai pembaca.
2. Buat outline
Agar tema tak lari kemana-mana, buatlah outline atau ringkasan ide. Misalnya, bab 1 membahas cerita si A, sedang bab selanjutnya membahas cerita si D, buatlah ringkasan cerita hingga usai. Menentukan jalan cerita dari awal bisa meminimalisasi ide buntu di tengah jalan. Sedang untuk banyaknya bab, itu tergantung sebanyak apa ide yang ingin dituangkan. Coba deh mulai melirik buku-buku yang telah diterbitkan. Dari sana, Anda bisa banyak belajar.'
3. Buat deadline
Target merupakan hal penting dalam menulis. Deadline tetap diperlukan agar buku cepat selesai. Jadi, buatlah tenggat waktu untuk setiap bab, tuliskan pada outline. Misalnya, bab 1 mesti selesai dalam waktu tiga hari. Maka luangkan waktu setidaknya 30 menit dalam sehari untuk menulis. Kalau perlu, mintalah seorang rekan untuk mengingatkan.
4. Siapkan referensi
Perkaya ide dengan banyak membaca. Carilah referensi untuk memperkaya tulisan. Apalagi jika ingin menulis buku tentang tips, tak ada salahnya sering bertukar ide dengan rekan lain. Referensi bisa didapat dari berbagai sumber, mulai dari buku, internet, serta pengalaman orang sekitar.
Anda juga bisa kok, mengamati keadaan sekitar sebagai sumber ide. Sesekali, carilah tempat asyik untuk menulis, di kafe kesayangan misalnya, supaya membuat Anda lebih konsentrasi untuk bekerja. Psst... curhatan seorang teman juga bisa lho, dijadikan ide tulisan.
5. Tulis, tulis, tulis
Bingung mau memulai dari mana, cobalah untuk menulis lepas atau free writing. Tuangkan apa pun yang ada dalam pikiran dalam bentuk tulisan, istilahnya "pemanasan". Percaya deh, biasanya Anda akan langsung terbawa dan tanpa sadar telah menulis sebuah jalan cerita. Memang sih, kadangkala kita membutuhkan mood untuk mulai menulis, namun penulis yang baik tak perlu menunggu mood untuk mulai menulis. Bangunlah mood menulis dengan menulis.
Stephen King dalam bukunya yang berjudul On Writing mengatakan, jika ingin mulai menulis, menulislah dengan bebas, abaikan ejaan dan tanda baca, biarkan imajinasi terbang bebas. Untuk memperbaikinya, lakukan ketika sudah selesai.
6. Review
Jangan ragu untuk membaca ulang tulisan. Setiap selesai satu bab, bacalah kembali. Apakah ritmenya sudah mengalir atau masihkah ada kesalahan penulisan. Agar lebih mudah, buatlah hard copy usai menulis. Buat juga lampiran lengkapnya, seperti cover dan daftar isi. Bacalah kembali dan catatlah apa yang sekiranya perlu diperbaiki. Ini lebih efektif dibanding Anda mengeditnya lewat komputer.
7. Minta testimoni
Buku telah selesai, hore! Tetapi jangan lupa untuk meminta pendapat, ya. Pilihlah rekan yang Anda percaya untuk membaca karya tersebut. Setidaknya, biarkan ia dibaca oleh tiga orang yang berbeda. Mintalah masukan tentang kelebihan dan kekurangannya.
Jangan takut akan kritik, jadikan sebagai sarana untuk bisa menulis lebih baik. Tetapi tak perlu terlalu mengikuti, biarkan karya tersebut tetap menjadi milik Anda, tak perlu mengubah jalan cerita atau gaya penulisan hanya karena satu orang rekan komplain. Namun, Anda boleh saja merevisi di sana-sini bila tulisan mereka anggap kurang menggigit.
8. Publish!
Saatnya untuk berjuang. Banyak cara yang bisa dilakukan agar karya Anda bisa dinikmati banyak orang. Ingin indie atau penerbit, bisa.

Rabu, 27 Juli 2011

Alamat Media Berserta Honorium Karya




Untuk teman-teman, nih saya posting alamat-alamat email koran, jurnal, dan majalah beserta honor yang akan kita terima jika cerpen kita dimuat. Saatnya serang media!

Kompas
opini@kompas.co.id
Rp 1.000.000,- s.d. 1.500.000,-

Jawa Pos
editor@jawapos.co.id
Rp 1.000.000,- s.d. Rp 1.200.000,-

Koran Tempo
ktminggu@tempo.co.id
Rp 750.000,- s.d. 1.000.000,-

Majalah Horison
horisoncerpen@gmail.com, & horisonpuisi@gmail.com
Rp 500.000,-

Suara Pembaruan
koransp@suarapembaruan.com
Rp 400.000,-

Republika
sekretariat@republika.co.id
Rp 400.000,-

Jurnal Nasional
redaksi@jurnas.com
Rp 400.000,-

Suara Merdeka
triwikromo@yahoo.com
Rp 300.000,-

Jurnal Cerpen Indonesia
jurnalcerita@yahoo.com
Rp 250.000,-

Majalah Story
story_magazine@yahoo.com
Rp 250.000,-

Lampung Post
redaksi@lampost.com
Rp 200.000,-

Majalah Sabili
elkasabili@yahoo.com
Rp 200.000,-

Majalah Ummi
kru_ummi@yahoo.com
Rp 300.000,-

Annida Online
(kirim via web site langsung)
Rp 50.000- Rp 150.000,-

Jurnal Bogor
donyph@jurnas.com
Rp 150.000,-

Riau Pos
Redaksi@riaupos.com
Rp 100.000,- s.d. Rp 250.000,-

Surabaya Post
redaksi@surabayapost.co.id
Rp 150.000,-

Berita Pagi
huberitapagi@yahoo.com
100.000,-

Analisa
rajabatak@yahoo.com
Rp 100.000,-

Global
teja_purnama@yahoo.com
Rp 100.000,-

Padang Ekspres
yusrizal_kw@yahoo.com
Rp 75.000,-

Selasa, 26 Juli 2011

Daftar Alamat Media Massa


Berikut adalah alamat media massa

Redaksi Majalah Alkisah
Jl. Salemba Tengah 58, Jakarta Pusat
Telepon : 021-2306188, 39899033, 39899030

Redaksi Majalah Annida
Jl. Kemuning No 2 Utan Kayu Jakarta Timur
Telepon : 021-9113386, fax : 8580569
E-mail : annida @ummigroup.co.id.
Web : http ://www.ummigroup.co.id.

Redaksi Bandung Art Forum
Jl. LL. RE Martadinata 66 Bandung 40132
Ph : 022-42021
E-mail: artforum@bae.or.id.
bandungartforum@hotmail.com

Redaksi Bernas
Jl IKIP PGRI Sonosewu, Yogyakarta 55162
Telp: 0274-377559, Fax:419455
Email: koranbernas@yahoo.com

Redaksi Hidayah
Jl. Kramat III No. 13A-B Jakarta 10420
Telp. 921-3148148, 314832
Fax : 021-3149504
Email : hidayah_ intisari@yahoo.com

Redaksi Jawa Pos
Grha Pena, Jl. A. Yani 88, Surabaya
E-mail:editor@jawapos.co.id.

Redaksi Jurnal MQ
Graha MQ Jl. Gegerkalong Girang Baru No. 5, Bandung 40153
Telp: 022-2008844, Fax: 8091640
E-mail: majurnal@mqmedia.com,
mqjurnal@yahoo.com

Redaksi Jurnal Perempuan
Jl. Tebet Barat VIII No. 27, Jakarta Selatan 12810
Telp. 021-83702005, fax: 8302434

Yunior-Suplemen Anak Suara Merdeka
Jl. Kaligawe Km. 5 Semarang 50118
Telp 024-6580900
Fax. 024-6580605
Kertas Kuarto A4 spasi 2
Rubrik Halo Sahabat
Rubrik Cover story
Liberty liputan berita yunior
Jelajah
Ngelaba, pengetahuan lama dan baru
Asal tahu
Cerita Pilihan
Warior wartawan yunior
Pengalamanku
Sinema
Puisi
Gambar
Jejak Tokoh
Dongeng
Unik Dunia


Panjebar Semangat
Jl GNI No 2 (Jl. Bubutan 87) Surabaya 60174
Telp 031-5344233
Pangudarasa
Sariwarta
Dredah&Masalah
Crita Sambung
Crita Cekak
Wisata
Kok rena-Rena
Kasarasan
Apa tumon
Glanggang Remaja
Wacan Bocah

Kedaulatan Rakyat
Jl P. Mangkubumi 40-42, Yogyakarta 55232

Kolong Budaya
Jl. Mayjen Bambang Soegeng 262-A
PO BOX 279 Magelang
Telp 0293-325630
E-mail: tera@magelang.wasantara.net.id

Kompas
Jl Palmerah Selatan 26-28 Jakarta 10270
E-mail: opini@kompas.com

Minggu Pagi, Jl. P. Mangkubumi 40-42, Yogyakarta 55232

Muslimah, Jl Kramat III No 13A-B Jakarta 10420

Poles
Jl Pakuwojo No.12 Wonosobo

Republika
Jl Warung Buncit Raya No. 37 Jakarta 12510
Web : www.republika.co.id.
E-mail : skretariat@republika.co.id

Seni Budaya
Jl Merdeka No 33 Bandung 40117
Solo Pos
Griya Solo Pos
Jl Adisucipto No. 190 Solo 57145

Suara Merdeka
Jl Raya Kaligawe Km. 5, Semarang 50118

Redaksi Tabloid Cempaka
Jl Merak No 11
Semarang

Redaksi Majalah Bobo
Jl Palmerah Selatan 22 Jakarta 10270

Redaksi Kompas Minggu
Jl Palmerah Selatan 26-28
Jakarta 10270
Seni/Cerpen

Redaksi KR MInggu
Jl P Mangkubumi 40-42
Yogyakarta 55232
Kawanku (KR Cilik)
Cernak
Husada
Tubuh Sehat
Bedah Buku
Budaya

Redaksi Kompas Anak
Jl Palmerah Selatan No 20-28
Jakarta 10270
Naskah. Cerpen, Dongeng (3-4 halaman)
Diketik dua spasi

Redaksi Ummi
Jl Mede No 42 A Utan Kayu Jakarta Timur 13120
(021) 8193242
Khas Ummi
Mutiara Islam
Subhanallah Tahukah engkau
Artikel
Keluarga
Obrolan
Psikologi
Ufuk Luar
Fiksi:Cerpen: Cerbung
Dapur
Kissah

Bagaimana Mengirim Naskah Buku ke Penerbit Grasindo




Visikata akan mulai menyajikan tulisan tentang bagaimana mengirim naskah ke penerbit. Jika kami memulai dengan penerbit Grasindo karena kebetulan terdapat tulisan dari penerbit Grasindo di facebook dengan judul ‘Satu Langkah Sebelum Mengirim Naskah”. Kami juga mengambil referensi dari website penerbit grasindo. Naskah buku jenis apa saja yang diterima penerbit Grasindo?
  • Penerbit Grasindo menerima naskah buku fiksi dan non fiksi
Bagaimana persyaratan naskah buku tersebut?
  • Panjang naskah 70-150 halaman A4, spasi 1, Times News Roman 12
  • Kirimkan dalam bentuk print out (yang sudah dijilid rapi), sertakan sinopsis lengkap
  • Atau, kirimkan proposal naskah via e-mail. Bila naskahmu menarik, redaksi akan menghubungimu untuk pembahasan lebih lanjut.
Kepada siapa ditujukan pengiriman naskah buku tersebut?
Kepada :
REDAKSI GRASINDO
Gd. Kompas Gramedia, Unit I Lt.3
Jl. Palmerah Barat No. 33-37, Jakarta 10270
Jika Anda akan mengirimkan naskah, jangan lupa untuk konfirmasi!
Telp: 021-53650110, ext. 3301, 3303
Berapa lama prosesnya?
Setiap naskah akan diproses langsung oleh redaksi. Waktu yang diperlukan sekitar 4 bulan, mengingat banyaknya naskah masuk setiap harinya. Harap maklum.
Naskah-naskah buku seperti apa yang sedang dicari?
Kategori nonfiksi yang dicari:
  • Teknologi Informasi
  • Pengembangan diri
  • How to
  • Cerita inspiratif
  • Lifestyle
  • Traveling
  • Pengetahuan populer
Kategori naskah khusus:
  • Tentang kesehatan, perawatan bayi, tips-tips menjaga kebugaran, tips menhindari penyakit dsb
  • Tentang komputer, mengenai mengajar komputer untuk anak-anak.
  • Tentang pertanian, cara praktis bertanam buah, dsb.
  • Tentang informasi menarik, misalnya membongkar kasus malpraktik kedokteran,  cerita investigasi suatu kasus  besar, dsb.
  • Tentang peluang bisnis, misalnya peluang usaha yang didasarkan success story.
Satu Langkah Sebelum Mengirim Naskah
Berikut ini adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan kepada Grasindo Publisher, berkaitan dengan pengiriman naskah, penerbitan buku, dan semacamnya. Secara sekilas, akan kami bentangkan supaya teman-teman semua memperoleh informasi, dan bersemangat untuk menulis.
Q: Saya mau menerbitkan buku, bagaimana prosesnya?
A: Prosesnya secara singkat adalah: penulis mengirim naskah/tulisannya ke penerbit, naskah diseleksi oleh editor, editor dan penulis bekerjasama hingga naskah jadi buku, naskah dipasarkan ke pembaca-pembaca.
Q: Apakah naskah saya bisa diterbitkan?
A: Tergantung proses seleksi. Tim editorlah yang akan menyeleksi naskah Anda. Ada banyak faktor yang dipertimbangkan dalam seleksi tersebut, tapi biasanya dapat disederhanakan menjadi dua saja.
Q: Dua faktor itu apa saja?
A: Dua faktor itu adalah: (1) apakah materi naskah itu baik, pantas, informatif, (2) apakah buku itu mampu kita jual. Jadi, dengan kata lain, bikin buku boleh idealis, tapi tetap harus memperhatikan unsurmarketable.
Q: Hmmm, contohnya?
A: Okay, ada buku yang bagus tapi secara market susah. Misalnya, ada naskah Keunggulan Hamster Zimbabwe. Mungkin, naskah itu ditulis oleh ahli hewan yang mumpuni, dilengkapi data-data akurat dan ilmiah, serta laporan detail, sehingga kita tidak bisa memungkiri bahwa penulis ini memang hebat. Tetapi, dari segi market, kita akan melihat bahwa ternyata penggemar hamster tidak banyak, hamster Zimbabwe harus didatangkan dulu dari sana. Sebaliknya, bisa jadi naskah yang diperkirakan akan laku, tidak memiliki kelayakan secara isi. Misalnya, boleh jadi ada naskah dari artis terkenal, tapi isinya provokatif ke hal-hal negatif.
Q: Kenapa sih pake rumit segala?
A: Lhoh, tidak rumit kok, prosesnya kan jelas. Sebagai publisher, tentu kita memperhatikan kualitas, sekaligus menjaga supaya buku-buku itu benar-benar dibaca. Bayangkan, buku-buku itu dibuat dari kertas-kertas yang tak lain merupakan pohon-pohon yang tidak boleh asal ditebang kan. Jika asal-asalan menerbitkan buku-buku secara masif, akhirnya hanya menumpuk di gudang, alangkah kasihannya bumi. Think green, dong.
Q: Hmm, intinya hanya buku yang laku saja yang diterbitkan?
A: Siapa bilang. Tentu kita punya pemecahan untuk buku-buku yang sangat segmented. Untuk beberapa judul, kita menjalin kerjasama dengan sponsor, berupa yayasan, institusi, korporasi, atau perusahaan tertentu. Dengan sokongan dari mereka, kita bisa mencetak dan mendistribusikan ke pasar-pasar yang jelas. Biasanya, penulis sudah aktif menggandeng sponsor tertentu. Atau, bisa jadi, tim Grasindo ikut mencari sponsor.
Q: Yaa, that’s great! Ada persyaratan khusus pengiriman naskah?
A: Haha, enggak. Simpel saja. Silakan kirim naskahmu, boleh hardcopy atau softcopy ke alamat Grasindo (ada di profile info), atau via email ke: ariobimo@gramediapublishers.com, adinto.fajar@gramediapublishers.com. Kirim dengan format yang jelas dan mudah dibaca. Selain itu, sertakan pula tulisan/proposal, berisi: (1) siapa pembaca buku saya nanti, (2) mengapa buku saya layak diterbitkan, dll.
Pesan dari editor penerbit Grasindo kepada para penulis buku:
Ingat, Grasindo Publisher merupakan penerbit buku-buku beragam, baik buku pelajaran, buku umum, novel, referensi, parenting, dan lain-lain. Sebelum mengirim, pastikan Anda sendiri sudah menguasai naskah Anda tersebut.

Senin, 25 Juli 2011

HOW TO MAKE A GOOD NOVEL



Artikel ini saya copas dari tulisan Naning Pranoto yang berjudul Sekilas : Merancang Novel di website www.rayakultura.net. Semoga bermanfaat ^_^

Cukup banyak orang yang mengatakan kepada saya demikian,  “Saya ingin menulis novel, tapi tidak pernah selesai!” Alasannya?  Bermacam-macam,  yang paling banyak mengatakan: mentok, buntu, sehingga sulit untuk diselesaikan.
Kasus ‘mentok’ dan ‘buntu’  untuk menyelesaikan sebuah novel tidak hanya dialami oleh pengarang pemula, tapi juga pengarang senior. Penyebab utamanya sangat mungkin karena si Pengarang tidak melakukan persiapan matang sebelum menulis. Bahkan tidak sedikit pengarang yang mengaku menulis dengan proses ‘seadanya’.

“Kalau saya mengarang ya langsung ngarang saja, tidak usah pakai teori dan persiapan. Malah nggak bisa kalau diatur-atur!” demikian antara lain pernyataan yang pernah diungkapkan cerpenis Hamsad Rangkuti kepada penulis.

“Saya harus mempersiapkan segalanya sebaik mungkin, sebelum menulis novel. Termasuk mendaftar nama-nama pelaku, lengkap dengan karakternya. Bahkan dengan kostumnya dan sebagainya…! Semuanya itu saya tempel di kamar kerja.”  Kata Fira Basuki, yang sukses menulis novel trilogi: Atap, Pintu dan Jendela.
Lalu, siapakah yang benar: Hamsad Rangkuti atau Fira Basuki? Jawabannya,  keduanya benar. Sebab, masing-masing pengarang punya cara berbeda dalam berkarya. Tapi, jika mengikuti teori creative writing, seorang pengarang akan bisa menghasilkan karya fiksi yang optimal, khususnya novel, harus membuat rancangan lebih dahulu sebelum menulis.

Dari Tidak Ada Menjadi Ada
Menulis adalah pekerjaan mencipta – dari sesuatu yang tidak ada menjadi ada.  Ada yang mengatakan menulis cerita pendek lebih mudah dibandingkan dengan menulis novel. Tapi, penulis beranggapan baik menulis cerita pendek maupun menulis novel adalah sama sulitnya. Tapi tingkat kesulitan itu bisa berkurang jika sebelum menulis melakukan persiapan lebih dahulu.

Menurut Marks Haris da;am bukunya yang berjudul The Design of Fiction, persiapan yang utama adalah pengadaan materi cerita. Materi ini untuk mewujudkan yang semula tidak ada, menjadi ada. Menurutnya, materi yang terbaik adalah bersumber dari hal-hal yang nyata (realis) dipadu dengan daya khayal  tidak lebih dari 30%. Hal-hal yang nyata itu terjadi di sekitar kita atau pengalaman sendiri, kemudian difiksikan melalui proses kreatif.  Setting tempat, sebaiknya diambil dari fakta yang ada sebagai daya tarik yang bersifat mengajak pembaca berwisata.

Masing-masing pengarang punya daya kreativitas yang berbeda. Itu, tergantung pada: (1) Daya Imajinasi; (2) Wawasan budaya, lingkungan dan akademis; (3) Kepekaan dalam menangkap keinginan pembaca; (4) Mengatur ego dan (5) Banyaknya bacaan/referensi. Sehingga si Pengarang akan mampu menciptakan sesuatu yang semula tidak ada, menjadi ada.

Bahasa dan Gaya Bercerita
Bahasa merupakan persiapan yang tidak bisa diabaikan bagi seorang pengarang yang benar-benar ingin menulis dengan sebaik-baiknya. Kemudian, bahasa tersebut diimbangi dengan gaya bercerita yang mengalir bening. Keduanya jika sejalan serasi, maka bak alunan musik yang merdu.
Bahasa yang ideal untuk menulis novel adalah bahasa yang bersifat literer sebagai narasi. Untuk dialog, tergantung latar belakang  suku/ras maupun budaya tokoh-tokoh yang ada di dalam cerita. Untuk menyusun dialog yang pas, perlu dipersiapkan  kekayaan dialek bahasa yang digunakan oleh para tokoh cerita. Sehingga dialog yang ada menarik pembaca dengan adanya ‘alih kode’ yang luwes.
Sebagai contoh, novel saya yang berjudul Mumi Beraroma Minyak Wangi (diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris menjadi The Scented Mummy) menggunakan ‘alih kode’ bahasa Indonesia campuran: Jawa, Sunda, Madura, Inggris dan Belanda. Untuk menulis novel itu penulis menggunakan kamus Inggris dan Belanda. Sedangkan bahasa Jawa, Sunda dan  Madura memang penulis kuasai. Sedangkan ke tiga novel penulis lainnya Miss LuNaga Hong Kong dan Ketika Musim Semi Lupa Singgah di Shizi menggunakan ‘alih kode’: bahasa Indonesia, Jawa, Inggris dan Cina.  Untuk menghindari kesalahan tulis, beberapa kamus disiapkan untuk ‘contekan’.

Aroma Keringat dan Monster
Persiapan lainnya yang tidak bisa diabaikan adalah tokoh-tokoh yang akan ditampilkan dalam cerita. “Biasanya, saya menciptakan tokoh  untuk novel saya selain sosoknya juga faktor lainnya – misalnya aroma keringat tokoh tersebut.” Kata Ayu Utami, ketika menuturkan proses kreatifnya kepada penulis. Dengan demikian, tokoh ciptaan Ayu Utami terasa benar-benar ‘hidup’. Demikian juga tokoh-tokoh yang diciptakan Fira Basuki, seperti yang telah dipaparkan pada awal tulisan ini.
Sedangkan Stephen King, pengarang  AS  penulis novel bergrenre gotic  mempersiapkan tokoh-tokoh ciptaannya dengan apik. “Mula-mula si tokoh saya beri watak simpatik untuk menarik pembaca, kemudian berubah menjadi monster,” tuturnya. Perwatakan itu ia pelajari dari orang-orang sekitarnya, yang juga merupakan sumber cerita. “Cerita itu dihidupkan oleh para tokoh yang berkarakter kuat. Tanpa itu, cerita akan mati dan tidak diminati pembaca.” Tegas Stephen King.

Ketahanan Duduk dan Berkhayal
Untuk menulis novel diperlukan tubuh yang sehat, agar tahan duduk dalam waktu berjam-jam dengan tenang dalam arti tetap mampu berkhayal. Selain tempat duduk nyaman dan peralatan menulis yang layak, seorang pengarang tahan duduk dalam jangka lama karena ditopang spirit. Faktor ini yang kurang diperhatikan, maka tidak jarang seorang pengarang gagal menyelesaikan karyanya karena padamnya spirit.

“Untuk menghasilkan karya, seorang pengarang tidak cukup mahir berimajinasi, tetapi perlu memiliki semangat yang terus berkobar – yaitu api ambisi berkarya.” Tegas Susan Sontag, sastrawati AS.
Rasa pesimistis karena memikirkan sulitnya menerbitkan karya, akan mematikan kreativitas pengarang. Untuk menghindari ‘matinya’ kreativitas,  pada saat sedang mengarang tidak perlu memikirkan dulu siapa yang akan menerbitkan karyanya. Melainkan berpikir, “Karya yang kutulis harus selesai tuntas!”

Dalam   merancang novel, seorang pengarang sejak awal harus sudah memikirkan kira-kira berapa halaman tebalnya dan terdiri dari berapa bab? Ini direncanakan ketika membuat plot cerita. Juga tentukan, kapan selesainya antara menulis dan editing? Buat deadline atau batas waktu yang ketat, agar novel yang ditulisnya selesai.
Untuk menghindari kejenuhan menulis, hirup udara segar dan  dengarkan alunan musik yang lembut manis. Lakukan break dalam waktu tertentu untuk senam ringan dan menjerihkan mata dari silaunya layar komputer.

Selamat berkarya!